Pemodalan Kendala Utama Bagi Pelaku UKM Hadapi MEA
Kepala Dinas Koperasi Kota Medan H A Sembiring, menyebutkan permasalahan yang dihadapi pelaku UKM Kota Medan , memang permodalan dan juga sumber daya manusia.
"Dalam MEA yang harus diwaspadai memang transformasi modal, barang dan tenaga kerja. Makanya perlu dukungan semua pihak khususnya perbankan untuk memperkuat modal koperasi dan UMKM," katanya.
Sementara Dosen Fakultas Ekonomi Unimed, Zulkarnain Siregar menjelaskan, industri kreatif memerlukan dorongan untuk lebih inovatif dan modal.
"Sudah harus difikirkan juga pinjaman tanpa agunan dan suku bunga pinjaman yang lebih rendah dari KUR," katanya.
Alasan Zulkarnain, di negara asing, suku bunga kredit sangat rendah di kisaran 3 persen dan banyak kemudahan lainnya untuk UMKM seperti bebas pajak usaha untuk sementara.(ant)
"Dalam MEA yang harus diwaspadai memang transformasi modal, barang dan tenaga kerja. Makanya perlu dukungan semua pihak khususnya perbankan untuk memperkuat modal koperasi dan UMKM," katanya.
Sementara Dosen Fakultas Ekonomi Unimed, Zulkarnain Siregar menjelaskan, industri kreatif memerlukan dorongan untuk lebih inovatif dan modal.
"Sudah harus difikirkan juga pinjaman tanpa agunan dan suku bunga pinjaman yang lebih rendah dari KUR," katanya.
Alasan Zulkarnain, di negara asing, suku bunga kredit sangat rendah di kisaran 3 persen dan banyak kemudahan lainnya untuk UMKM seperti bebas pajak usaha untuk sementara.(ant)
